Live Streaming

INFO HITS TERKINI

Harper Mangkubumi Yogyakarta Mendapatkan Gelar Juara dalam Ajang Cooking Competition Merapi Tourism Festival 2018

Harper Mangkubumi Yogyakarta Mendapatkan Gelar Juara dalam Ajang Cooking Competition Merapi Tourism Festival 2018

Harper Mangkubumi Yogyakarta baru saja mendapatkan penghargaan di akhir bulan September 2018 dengan meraih gelar juara dalam ajang Cooking Competition Merapi Tourism Festival 2018 yang diadakan oleh Dispar Sleman. Penghargaan diberikan langsung oleh Ibu Sudarningsih, selaku Kadispar Sleman. Acara berlangsung di Rooftop Hotel The Rich Yogyakarta pada hari Minggu, 30 September 2018.

Dalam ajang tersebut, Harper Mangkubumi Yogyakarta yang diwakili oleh Executive Sous Chef, Agus Prastyo dan team-nya, berhasil mengalahkan 57 peserta dengan mengolah belimbing wuluh menjadi saus kuning untuk bumbu ikan saus kuning dan isian onde-onde serta klepon dengan waktu yang diberikan panitia selama 60 menit untuk memasak dan platting.

Para juri yang terdiri dari Chef Juna, Chef Meliana Deliciago dan Ibu Kustini Purnomo selaku istri dari Bupati Sleman, pun memberikan pujian dan reaksi yang positif untuk menu ikan saus bumbu kuning, onde-onde dan klepon dengan olahan belimbing wuluh hasil olahan dari Team Harper Mangkubumi.

“Belimbing wuluh itu salah satu jenis tanaman yang rasanya asam dan kita harus bisa mengolah agar rasanya nikmat serta pas di lidah, selain itu bisa membuat orang yang makan menjadi lebih bersemangat dan napsu makannya bertambah,” ucap Agus Prastyo selaku Executive Sous Chef Hotel Harper Mangkubumi Yogyakarta.

Dengan perolehan nilai 251, Harper Mangkubumi pun berhasil memboyong gelar juara ke-dua. Selain Harper Mangkubumi, dalam ajang ini Grand Aston Yogyakarta dan Restaurant Pringsewu juga berhasil mendapatkan gelar juara.

Semoga ajang seperti ini dapat memotivasi para chef hotel di Yogyakarta untuk lebih kreatif dalam membuat menu masakan yang baru dan lebih bagus, tidak harus menggunakan bahan yang mahal harganya, akan tetapi bagaimana produk tersebut bisa bagus, cocok di lidah masyarakat dan bisa diterima oleh khalayak luas, tambah Agus Prastyo.