Live Streaming
Bercerita tentang makanan Indonesia tentu tidak lepas dari sejarah perjalanan panjang, masuknya bangsa-bangsa asing juga banyak membawa pengaruh pada kuliner Indonesia. Berpaduan berbagai budaya, kondisi alam, letak geografis turut memberikan warna yang beragam dalam setiap sajian kuliner Nusantara.
Luasnya wilayah Indonesia memberikan keragaman rempah dan memberikan kontribusi dalam sajian kuliner yang penuh warna.
Losarium adalah sebuah jenama terbaru dari grup usaha Elrama Hospitality yang berfokus pada kreasi kuliner nusantara dengan pendekatan-pendekatan a’la era kekinian.Berlokasi di Jalan Raya Losari, Losarium menawarkan beragam menu kreasi modern dari kekayaan kuliner Indonesia, pelayanan terbaik dan atmosfer yang memikat. Jenama yang kami beri logo identitas berupa kuali berapi berisi 9 elemen ini kami maknai sebagai sebuah tempat yang berada di Dusun Losari, di mana imajinasi tentang rasa-rasa khas nusantara di masa modern ditumbuhkan dan dieja-wantahkan menjadi karya-karya budaya kuliner yang harapannya dapat merefleksikan identitas manusia Indonesia di Abad 21.
Dibawah kepemimpinan Bapak Andhika Yopi, Losarium menyajikan konsep kuliner yang unik. Sajian-sajian dengan nuansa dari Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan hingga Sulawesi diolah dengan sentuhan masa kini dan tetap mencerminkan kekhasan Nusantara. Pelanggan Losarium akan menemukan beragam hidangan lezat yang disiapkan dengan cinta dan perhatian terhadap setiap detailnya. Seperti sajian-sajian berikut yang terinspirasi dari berbagai makanan dari Nusantara
Menu ini merupakan menu yang terinspirasi dari masakan Sumatera, yaitu rendang. Dengan menggunakan rempah-rempah bumbu rendang, daging sapi berlapis dimasak bersama daun papaya dan digulung bersama. Sajian ini dihidangkan a la masakan Padang biasanya, dengan gulai nangka muda. Daging balapih juga bisa dinikmati bersama dengan nasi keju a la Italia, mejadikan paduan sajian kuliner Indonesia dan Eropa dalam satu pinggan.
Sajian Domba Balamak juga merupakan sajian yang terinspirasi dari masakan Sumatera, namun kali ini dipadukan dengan steak domba khas Eropa. Steak domba ini diolah dengan menggunakan bumbu gulai Padang dan disajikan bersama gulai nangka muda. Sebagai pendampingnya, tersedia pilihan baby potato atau bola-bola nasi keju Italia. Inovasi ini lagi-lagi mempertemukan selera lidah Indonesia dengan Eropa dalam satu sajian.
Masakan ini menjadi kreasi kuliner perpaduan budaya barat dan budaya Jawa. Ikan salmon yang dimasak pan seared, kemudian diolah dalam kuah kental mangut asap. Sajiannya menyerupai steak salmon dengan kuah kental mangut yang gurih dan pedas sebagai sauce-nya.
Menu Ceker Smoor merupakan perpaduan dari tiga budaya kuliner. Menggunakan bahan utama ceker, sajian ini diolah menggunakan teknik dimsum dari Cina. Kemudian ceker kembali diolah menggunakan bumbu smoor atau semur, yang merupakan adaptasi olahan kuliner Indis, paduan kuliner Belanda dengan Jawa. Ceker yang empuk hadir dengan citarasa gurih manis, khas Jawa.
Sebagai mini showroom untuk memperkenalkan makanan Indonesia, dalam rencana ke depan, kuliner-kuliner nusantara lain akan terus ditambahkan dalam koleksi menu di Losarium.
Selain sajian reguler, Losarium juga menawarkan berbagai macam paket yang dapat dipesan secara khusus seperti romantic dinner, rijsttafel, small event, gathering dan meeting.
Dengan didukung oleh ketersediaan area parkir yang luas serta fasilitas meeting room dan multimedia, Losarium siap untuk melayani berbagai macam kebutuhan para pengunjung.