Live Streaming
Terwujudnya cita-cita Indonesia Emas Tahun 2045 tergantung pada bagaimana kesiapan baik Gneerasi Y maupun Z dalam menghadapi perubahan dan perkembangan zaman yang begitu pesat khususnya di tengah era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia sangat penting untuk dilakukan terlebih dengan adanya disruptive innovation mengharuskan generasi muda perlu menguasai 16 kompetensi atau paling tidak menguasai 6C (Communication, Collaboration, Critical Thinking, Citizenship, Creativity dan Character).
Dalam hal ini STIE Nusa Megarkencana sebagai lembaga perguruan tinggi yang telah terakreditasi "B" diharapkan mampu bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang semakin inovatif dalam mencetak lulusan yang unggul dengan pola pikir yang agresif, kreatif dan adaptif sesuai tuntutan peradaban.
Ketua STIE Nusa Megarkencana, Dr. Ir. Luluk Kholisoh, M.M dalam sambutannya mengatakan, dengan bekal yang diperoleh mahasiswa selama di bangku kuliah, kampus yakin para wisudawan akan mampu mengimplementasikan dan mengamalkan ilmu serta kompetensi yang dimiliki secara profesional dan bertanggungjawab.
Lebih lanjut, PLT Kepala LLDIKTI Wilayah V menyampaikan, sangat mengapresiasi STIE Nusa Megarkencana yang telah melaksanakan serangkaian kegiatan dalam mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), sehingga dapat menjadi wadah bagi mahasiswa dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang sangat diperlukan di abad 21.
Wisuda periode ini mengusung tema "25 Tahun Mengabdu Dan Berkarya". Jumlah wisudawan ada 116, sebanyak 44 wisudawan dari jurusan Akuntansi dan 72 wisudawan jurusan Manajemen. Sebanyak 21 lulusan menyandang preduikat cumlaude.