Live Streaming

INFO HITS TERKINI

Hadirkan Ruang Karya Bagi Warga, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Gelar 'Kotabaru Ceria'

Hadirkan Ruang Karya Bagi Warga, Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta Gelar 'Kotabaru Ceria'

Penyelenggaraan event KOTABARU CERIA merupakan event baru yang pertama kali diselenggarakan, sebagai salah satu upaya branding Kawasan Heritage Kotabaru sebagai salah satu kawasan destinasi pariwisata di Kota Yogyakarta. Kota Yogyakarta mempunyai 5 (lima) kawasan cagar budaya dan Kotabaru salah satunya mempunyai karakteristik yang berbeda dengan yang lain karena bercirikan Garden city dan fasad bangunan Indische.


Ruang ekspresi, etalase promosi, niaga insan kreatif dan komunitas di Yogyakarta Pasar jajanan dan produk unik dengan kemasan kekinian berbasis kreatif dan kekinian. Membangun jaringan stakeholder kepariwisataan di Kota Yogyakarta


Tujuan diselenggarakan KOtabaru Ceria sebagai ruang ekspresi dan apresiasi bagi insan kreatif di Kota Yogyakarta. Membangun market baru dengan memanfaatkan Kotabaru sebagai ruang canda, ruang berniaga, ruang edukatif, ruang inspirasi, dan ruang ekspresi yang disuguhkan dengan kemasan kekinian. Sebaran lokasi akan merespon halaman Dinas Pariwisata dan 4 boulevard yang membelah Jalan Suroto, Kotabaru.


Kegiatan ini akan dilaksanakan secara reguler, setiap bulan pada minggu ke-4 di hari Sabtu. Event ini diselenggarakan di kawasan Jl. Suroto dan halaman DInas Pariwisata Kota Yogyakarta dengan meng-eksplorasi boulevard sepanjang Jl Suroto dari utara (Gramedia) sampai dengan selatan (SMA 3 Padmanaba) yang diselenggarakan dari jam 14.00 – 22.00 WIB.


Target audience Pengunjung masyarakat umum segala usia yang berdaya beli baik (segmen menengah keatas dan menengah ke bawah) Wisatawan Domestik dan Mancanegara Jaringan komunitas yang dapat berkepentingan dalam pemanfaatan nilai-nilai pada ruang yang ada.
Program kegiatan pada KOTABARU CERIA:
1. Taman Ria, meresponse 4 boulevard yang membelah Jl. Suroto, Kotabaru sebagai ruang ekspresi, edukasi dengan menampilkan pelaku seni, lokakarya/workshop dan talkshow.
2. Bazaar Ria, membuka ruang di halaman Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta serta 4 boulevard Jl. Suroto sebagai ruang niaga, etalase produk kreatif, ruang promosi dan terbuka bagi stakeholder kepariwisataan yang telah dilakukan kurasi oleh Dinas Pariwisata dan Tim Kreatif.
3. Panggung Ria, sebuah panggung yang menampilkan pertunjukan seni baik modern, kontemporer, etnik hingga eksperimental yang mencakup semua segmen audiens.
Pengisi acara:
1. Pawai KUMANDANG RIANG KOTABARU CERIA, sebagai penanda ruang ekspresi alternative di Kawasan Kotabaru oleh Marching Band Atmajaya yang diikuti oleh BawahSkor (merupakan komunitas supporter PSIM yang akan melakukan tour sejarah Kotabaru dari kacamata sejarah sepakbola dan edukasi lingkungan ke salah satu kipper PSIM yang berdomisili di Kotabaru sambal memunguti sampah plastik dan Viantary Modeling School.
2. Main stage di halaman DInas pariwisata diisi oleh Catalina Musik (Band), Band Friday Night, DJ Selera Rakyat dengan Mc Ofix Okefix;
3. Taman Ria, Boulevard utara (Zona A) diisi oleh pameran dan Gambira Mkti serta talkshow dengan menampilkan narasumber Anang Saptoto dari Panen Apa Hari Ini (PARI), moderator oleh Renggo darsono Performance art dari FJ Kunting salah satu seniman internasional, workshop dari MENH (mengolah sampah plastic menjadi media karya seni grafis cetak tinggi) dan band Bayu AKustik.
4. Taman Ria, Boulevard depan SILOL (Zona B), diisi oleh Catalina Coustic dan Jiessia.
5. Taman Ria Zona C (depan Donatello), diisi oleh DJ Lotek, DPlatform, Madsure, Blossom dan Shrug, serta
6. Taman Ria Zona D diisi oleh angklung Arieska.


Pada event KOTABARU CERIA yang baru pertama diselenggarkan mengusung tema SENI DAN LINGKUNGAN” sebagai salah satu bentuk kepedulian DInas Pariwisata Kota Yogyakarta terhadap isu strategis yang saat ini terjadi di Kota Yogyakarta yaitu ditutupnya Tempat Pembuangan Akhir Sampah Piyungan sehingga mengakibatkan banyak sampah yang tidak dapat diangkut sebgaiaman mestinya. Event KOTABARU CERIA berkolaborasi dalam hal penanganan sampah event bersama Aksi Hijau UMY dan Komunitas Gambira Mukti dengan maksud suatu upaya adar sampah event terkelola dengan baik mulai dari menyediakan tempat sampah terpilah, melakukan edukasi pengunjung agar membuang sampah sesuai jenis sampah pada tempat yang telah disediakan dengan maksud edukasi pemilahan sampah terhadap pengunjung dan pendayagunaan agar sekecil apapun sampah menjadi bernilai dan meminimalisir residu sampah pada pembuangan akhir.


Tenant Bazaar Ria diikuti oleh 45 pelaku ekonomi kreatif Yogyakarta yang seringkali terlibat berniaga di berbagai platform ekonomi kreatif seperti Pasar Wiguna, Psar Suawatu, Pasar Seni FKY, tenant ArtJog dan beberapa platform psar kreatif di Jogja lainnya.


Publikasi dilakukan pada media social @kotabaru_ceria; @pinarak.jogja; @pariwisata.jogjakota