Live Streaming

INFO HITS TERKINI

UNMEKA Berkolaborasi Aktif Dengan Sejumlah Desa Di Yogyakarta Dalam Rangka Mewujudkan Desa Wsata Maju Dan Berkelanjutan

UNMEKA Berkolaborasi Aktif Dengan Sejumlah Desa Di Yogyakarta Dalam Rangka Mewujudkan Desa Wsata Maju Dan Berkelanjutan

Dalam rangka mewujudkan visi Kampus Berdampak, Universitas Nusa Megarkencana melaksanakan Forum Group Discussion UNMEKA pada hari Rabu, 22 Juli 2026. Forum Group Discussion (FGD) kali ini mengusung tema Pemberdayaan dan Konsep Sumber Daya Manusia Komunitas dalam Pengembangan Community Based Tourism yang Berkelanjutan dengan Dukungan Stake Holder sebagai Pemeditasi. FGD bukan hanya menjadi sarana bagi Universitas untuk berdampak secara nyata bagi masyarakat, namun juga menghadirkan sharing pengalaman masalah dan solusi antar Desa Wisata sebagai referensi opsi solusi yang dapat digunakan masing-masing Desa Wisata disesuaikan dengan kebutuhannya masing-masing.

Berbagai kompleksitas dan permasalahan dijabarkan di dalam forum ini, permasalahan birokrasi, pendanaan, tata kelola, kepercayaan, konflik kepentingan dan politik, menjadi isu-isu yang paling mendasar dan paling banyak terjadi di dalam pelaksanaan dan pengembangan Desa Wisata. Mereka juga menyampaikan bahwa, kompleksitas setiap Desa Wisata menjadi akar permasalahan yang tidak bisa diabaikan dan tidak bisa diperlakukan secara sama rata. Setiap Desa Wisata tentu akan memiliki perjalanannya masing-masing, mengingat kompleksitas dan latar belakang dan kebutuhan yang berbeda-beda. Mereka juga mengutarakan, seyogyanya bagi mereka mengoptimalkan dan mengkolaborasikan manfaat yang mereka dapatkan dari setiap pendampingan yang diberikan kepada mereka, sehingga output manfaat yang mereka dapatkan dapat dirasakan secara maksimal, efektif, dan efisien.

Pihak Universitas memiliki peranan yang sangat krusial sebagai peneliti dan akademisi dalam membimbing dan mendampingi Desa Wisata untuk mengembangkan dan memaksimalkan potensinya. Pihak Universitas juga siap untuk terus mendukung dan berkolaborasi secara berkelanjutan demi mewujudkan kerja sama positif antara akademisi dengan masyarakat, serta Universitas secara aktif memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pihak Universitas juga berharap kedepannya penelitian ini dapat menjadi role-model bagi Dosen maupun Mahasiswa agar lebih aktif lagi dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat, bangsa dan negara. Sejalan dengan hal ini, pihak Universitas mengadakan penelitian yang juga didanai oleh Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi. Forum ini dipimpin oleh Dr. Winanto Nawarcono, S.E., M.M., CHRO., Dr. Diana Ekawati, S.E., M.M., CHRO., Rini Susilawati, S.S., M.M., sebagai peneliti, dan Dr. Destha Titi Raharjana, M.Si., sebagai Tenaga Ahli. Selain itu, pihak Universitas juga secara aktif melibatkan mahasiswa untuk turut serta terlibat di dalam terselenggaranya diskusi, agar dapat memperhatikan dan mempelajari jalannya diskusi penelitian tersebut.

Desa Wisata sebagai komunitas atau masyarakat yang terdiri dari penduduk suatu wilayah terbatas yang bisa saling berinteraksi secara langsung di bawah sebuah pengelolaan dan memiliki kepedulian, serta kesadaran untuk berperan bersama sesuai keterampilan dan kemampuan masing-masing, diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam pengembangan perekonomian desa, serta memberdayakan potensi secara kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya potensi desa. Berbagai perwakilan Pihak Desa Wisata juga menyampaikan apresiasi dan harapan yang sangat besar kedepannya, di mana kerja sama bimbingan dan pendampingan ini tidak sekedar berhenti dalam satu kurun waktu saja, namun juga dapat menjadi kerja sama yang berkelanjutan, demi mewujudkan Desa Wisata yang maju dan berkelanjutan.

Forum diskusi ini dihadiri oleh Dr. Ir Luluk Kholisoh, M.M., selaku Wakil Rektor I, Dr. Eliya Isfaatun, S.E., M.M., AK., CA., selaku Wakil Rektor II, Dr. Drs. Putut Marhaento, M.Or., selaku Wakil Rektor III, sebagai perwakilan pihak Universitas Nusa Megarkencana; dan diikuti secara aktif oleh berbagai perwakilan dari berbagai daerah di Yogyakarta meliputi Desa Wisata Grogol, Kampung Wisata Prenggan, Kampung Wisata Cokrodiningratan, Desa Wisata Banjaroya, Desa Wisata Brayut, Desa Wisata Kalibiru, Desa Wisata Tinalah, Desa Wisata Pentingsari, Desa Wisata Nglanggeran, Desa Wisata Widosari, dan Desa Wisata Kebon Agung. Dalam beberapa waktu mendatang, pihak Universitas juga bermaksud mengundang kembali, untuk kerja sama dan kolaborasi lanjutan, serta penyampaian hasil dari penelitan yang telah dilakukan oleh Universitas.